IMDb : 7,5/10
Rotten Tomatoes : 88%
Forum Gue : 4/5
Director : Richard Glatzer, Wash Westmoreland
Written by : Wash Westmoreland, Richard Glatzer
Cast : Juliane Moore, Alec Baldwin, Kristen Stewart
SINOPSIS
Alice Howland, seorang ibu dengan tiga anaknya di diagnosis terkena Alzheimer dini. Usahanya agar dia tetap mengingat kenangan, masa lalu, dan dirinya sendiri membuat film ini menjadi luar biasa untuk ditonton.
REVIEW
Awal niat nonton film ini karena Juliane Moore yang memenangkan Best Actress Of The Year di Academy Awards pada tahun 2015. Penasaran, dan akhirnya keturutan nonton film yang bisa membuat Juliane Moore memenangkan oscar. Diambil dengan tema mainstream, ya memanfaatkan penyakit agar bisa mendapatkan efek sedih untuk penonton. Alasan skeptis yang sering banget saya pakai kalau mau nonton film-film jenis ini. Tapi Still Alice, sama saja. Haha, memang Still Alice tetap dengan cara lama membawa penonton sedih melihat penyakit yang diderita seseorang, memanfaatkan rasa kasihan, empati agar kita terbawa kedalam cerita di film untuk meneteskan air mata. Tapi sesuatu berbeda di film ini. Film ini lebih jujur, tidak memaksa penonton untuk menangis. Film ini apa adanya, ini tentang seorang perempuan yang terjangkit Alzheimer yang berusaha agar tidak kehilangan jati dirinya. That's it. Tapi dengan itulah yang membuat film ini terasa berbeda. Alur cerita yang dibawakan disini dibangun dengan cukup rapi, tanpa meninggalkan banyak tanda tanya pada cerita itu sendiri. Yang saya suka dari film ini adalah bagaimana penggambaran dukungan dari keluarga Alice. Kususnya Lidya, yang diperankan oleh Kristen Stewart. Ingat scene meja makan? Saya benar-benar suka scene itu, Lidya memang dengan sepenuh hati sayang ibunya ini. Dan scene speech Alice, Anne yang sempat benci kepada ibunya, karena menularkan penyakit Alzheimernya tetap datang saat Alice speech. Suami Alice, yang awalnya saya pikir sorry bajingan, ternyata juga sangat sayang kepada Alice.
Film ini berbeda dengan The Fault in Our Stars, yang melulu tentang kekasih dan mengesampingkan, bahkan sedikit kurang ajar kepada keluarga. Film Still Alice dibangun dengan sudut pandang bahwa keluarga adalah obat terbaik dalam sebuah penyakit. Dan saya akui, Julianne Moore memang sangat baik memerankan peran Alice, sangat pantas dia mendapatkan oscar untuk peran ini. Alice diperankan dengan tidak berlebihan tapi mengena. Saat Alzheimernya parah ngena banget si Julianne Moore ini totally lupa ingatan dan sedikit gila. Saat Alzheimernya parah Alice look like different person. Penggambaran yang sangat realistis dan tidak terkesan dibuat-buat, nggak kayak bu parjan di film Single. Dan scene ending, Kristen Stewart with her beautiful dialog, neil it!
Yang saya tidak suka dari film ini adalah kurangnya konflik. Ya, rasanya film ini terlalu sederhana. Kita dari awal hanya mengikuti Alice yang berangsur-angsur kehilangan ingatanya. Adanya scene yang niat awalnya bisa buat kita nangis terkesan nanggung. Ah, seharusnya film ini bisa dibuat sedikit greget. Dengan lebih menambahkan konflik sedikt film ini akan menjadi sempurna.
OVERVIEW
Menurut saya film ini sangat inspiring, bagaimana kita disuguhkan bahwa dengan penyakit apapun kita dapat melewati itu. Film ini menggambarkan even it's illnes it can mean something penyakit bukan sebuah alasan untuk menyerah dari takdir. It was really good movie, remonded buat kalian film ini.
-------- 4/5 out! --------
